Rayakan Valentine’s Day dengan Telanjang, Pria Ini Hebohkan Twitter

Rayakan Valentine’s Day dengan Telanjang, Pria Ini Hebohkan Twitter

Rayakan Valentine’s Day dengan Telanjang, Pria Ini Hebohkan Twitter
Rayakan Valentine’s Day dengan Telanjang, Pria Ini Hebohkan Twitter
Ekspodeday, Rotherham – Kisah unik ini tentang ulah seorang pria yang nekad telanjang di jalanan demi merayakan Valentine’s Day. Pria tersebut akhirnya mendekap di penjara dan merayakan harinya Santo Valentine di balik terali besi.

Banyak orang yang menyambut Valentine’s Day dengan suka cita. Mereka mayoritas merayakan bersama orang terkasih dengan berbagi cokelat, makan malam, atau hal positif lain.

Namun, langkah berbeda diambil pria asal Rotherham, Inggris ini. Pria tersebut malah bertelanjang bulat di jalanan kota guna menyambut Valentine’s Day. Dia bahkan sempat masuk ke dalam supermarket setempat. Tentu saja, ia langsung menjadi pusat perhatian pengguna jalan.

Seperti dilansir Metro.co.uk, Minggu (15/2/2015), belum diketahui apa motif sebenarnya dari pria tersebut. Tidak diketahui juga apakah dia seorang jomblo atau tidak, namun dari gelagatnya pria itu membutuhkan partner saat Valentine’s Day.

Kepolisian setempat segera saja mengamankan pria itu dan menjebloskannya ke penjara. Alhasil, pria tersebut akhirnya menikmati malam menyambut Valentine’s Day sendiri di penjara.

Polisi setempat tidak mengumumkan identitas lelaki itu. Namun kejadian itu sudah menjadi konsumsi masyarakat di dunia maya. Maklum saja, para pengguna jalan yang melihat insiden saru itu seketika mengabadikan kejadian itu menggunakan ponsel dan mengunggahnya ke Internet melalui sejumlah akun media sosial, terutama Twitter.

Media setempat juga mengabarkan lewat akun @RotherhamNews “Today on #maltby high street where @syptweet attended to a naked man on #ValentinesDay,” tulisnya.

Begitu pula dengan pengguna Twitter lainnya. “Naked man arrested in Rotherham after wandering around with no clothes on,” kicau akun @Alex_C_Evans.

Beda Cara Lewatkan Valentine Day di Lima Negara

Beda Cara Lewatkan Valentine Day di Lima Negara

Beda Cara Lewatkan Valentine Day di Lima Negara
Beda Cara Lewatkan Valentine Day di Lima Negara
Ekspodeday - Valentine yang dikenal sebagai hari kasih sayang dirayakan dengan beragam cara, mulai dari memberi hadiah cantik, seperti cokelat, bunga, ataupun boneka, sampai makan malam bersama orang yang dikasihi dalam suasana romantis.

Bagaimana negara-negara lain merayakan Valentine? Apakah sama dengan perayaan yang dilakukan di Indonesia?

Amerika Serikat

Cokelat, bunga, dan kartu bernuansa Valentine tersebar di segala penjuru Amerika Serikat menjelang 14 Februari. Masyarakat Amerika Serikat merayakan kehangatan cinta dan persahabatan. Mereka saling berkirim kartu untuk mengucapkan kasih sayang. Untuk itulah, segala macam puisi dan kata-kata mutiara romantis diobral, tersebar, hingga terasa hambar juga.

Misalnya, puisi karya William Shakespeare yang berjudul ”Apakah Aku Harus Membandingkan Engkau dengan Musim Panas?” Atau puisi dari Elizabeth Barrett Browning yang mengekspresikan cinta dengan cara yang berbeda. ”Bagaimana cinta saya kepadamu, biarkan saya menghitung caranya. Saya mencintaimu dengan sangat dalam, sangat luas dan paling tinggi sampai jiwaku bisa mencapaimu,” tulis Elizabeth. Dan, kini kalimat yang paling sering ditemui dalam sebuah kartu, ”Apakah kamu mau menjadi Valentinku.”

Australia

Masyarakat Australia mempunyai beragam pilihan kado untuk diberikan kepada orang yang disayangi. Sebut saja seperti bunga, cokelat, perhiasan, sampai barang-barang berukuran besar. Kado bisa diberikan kepada orangtua. Sebuah perusahaan juga bisa memilih hari kasih sayang untuk kegiatan sosial. Mereka juga merayakan hari kasih sayang pada 14 Februari. Beberapa orang memilih tanggal tersebut untuk menikah.

Bukan hanya menyiapkan kado, warga Australia juga menyiapkan kegiatan yang manis untuk dikenang. Kegiatan itu seperti piknik di taman, makan malam romantis, rekreasi dengan kapal pesiar dengan menu spesial, sampai berbagai pesan Valentine di media sosial dan siaran radio.

Skotlandia

Di Skotlandia, Valentine dirayakan semua orang, mulai dari anak-anak sampai orang tua. Mereka merayakannya dalam sebuah festival yang meriah. Semua orang berkumpul bersama keluarga, teman-teman, dan orang lain. Dalam tradisi Valentine di Skotlandia, semua orang berkumpul di pinggir jalan, laki-laki dan perempuan saling berpasangan untuk bergembira bersama-sama.

Salah satu permainan yang terkenal adalah Scottish Valentine. Peserta dibagi dalam dua kelompok laki-laki dan perempuan dengan jumlah yang sama. Kemudian, mereka menulis nama di selembar kertas yang dilipat dan disimpan dalam topi. Peserta perempuan kemudian menarik nama yang ada di dalam topi. Jika namanya cocok, akan ada hadiah ciuman dan pelukan. Dari permainan ini, beberapa pasangan melangkah ke jenjang pernikahan.

Jepang

Perayaan Valentine di Jepang bisa dibilang unik. Para perempuan akan memberikan cokelat kepada laki-laki yang disayangi. Ada dua tipe cokelat, yaitu Giri-choco yang mempunyai arti menjadi teman, kolega, bos, dan teman dekat laki-laki. Cokelat jenis kedua dinamakan Honmei-choco yang biasa diberikan kepada pacar atau suami untuk menunjukkan cinta sejati.

Ternyata enggak hanya perempuan yang memberikan cokelat kepada laki-laki, lho. Sebagai balasannya, mereka juga mempunyai White Day pada 14 Maret. Di hari itu, laki-laki membalas pemberian cokelat kepada para perempuan. Seperti nama harinya, cokelat yang diberikan pun berwarna putih.

Korea Selatan

Hampir sama dengan di Jepang, para perempuan di Korea juga memberikan cokelat kepada pujaan hati. Laki-laki akan membalasnya di White Day. Namun, ada sedikit yang berbeda. Di Korea Selatan ada Black Day yang jatuh pada 14 April. Jadi, perayaan hari kasih sayang bisa berlangsung sampai tiga bulan.

Pada Black Day, seorang jomblo yang tidak menerima hadiah apa pun bisa makan jajangmyeon atau mi hitam di restoran. Kesendirian paling nikmat memang diresapi sambil menyantap makanan enak.

Ini 5 Fakta Unik Hari Valentine

Ini 5 Fakta Unik Hari Valentine

Ini 5 Fakta Unik Hari Valentine
Ini 5 Fakta Unik Hari Valentine
Ekspodeday, Jakarta - Peringatan Valentine’s Day atau Hari Kasih Sayang bermula di Prancis dan Inggris pada setiap 14 Februari. Tidak ada yang menduga perayaan hari ini menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Hari Kasih Sayang tak hanya dirayakan oleh mereka yang dimabuk atau dibuai cinta, tapi merata, mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Dirilis dari Female.com, berikut ini beberapa fakta unik mengenai Hari Kasih Sayang.

Fakta 1
Tanggal 14 Februari sering disebut sebagai hari Santo Valentine yang sudah dikenal sejak abad ke-498 SM.

Fakta 2
Perayaan Hari Kasih Sayang telah dimulai sejak abad ke-17. Kemudian, pada abad ke-18, perayaan ini dirayakan oleh orang-orang dengan cara bertukar koin atau surat yang ditulis dengan tangan.

Fakta 3
Para gadis akan merayakan Hari Kasih Sayang dengan makan makanan yang aneh-aneh. Mereka melakukan hal ini demi mendapatkan suami yang terbaik kelak.

Fakta 4
Orang-orang pada abad pertengahan percaya bahwa orang pertama (yang masih single dan berlawan jenis) yang ditemui pada Hari Kasih Sayang akan menjadi jodohnya.

Fakta 5
Kenapa banyak orang memberikan hadiah cokelat pada Hari Kasih Sayang? Hal ini bermula dari gagasan Richard Cadbury. Dia mengenalkan gagasan pemberian hadiah sekotak cokelat pada Hari Kasih Sayang tahun 1868.

Paket Cokelat & Kondom Dibagikan Gratis Jelang Valentine Day

Paket Cokelat & Kondom Dibagikan Gratis Jelang Valentine Day

Paket Cokelat & Kondom Dibagikan Gratis Jelang Valentine Day
Paket Cokelat & Kondom Dibagikan Gratis Jelang Valentine Day
Ekspodeday - Hari Valentine atau dikenal sebagai hari kasih sayang yang dirayakan pada tanggal 14 Februari tinggal menghitung hari. Mirisnya, agenda itu disalah artikan sebagai hari seks bebas.

Soalnya, ada fenomena yang aneh dan miris terjadi di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim). Menjelang perayaan hari Valentine pada tahun 2015 ini, ada pihak tertentu yang membagi-bagikan cokelat dan kondom secara gratis.

Erni misalnya, perempuan yang menjabat sebagai guru salah satu SLTA di kota Malang tersebut sangat menyayangkan adanya pembagian cokelat dan kondom gratis.

“Ini sudah sangat keterlaluan, mau dibawa kemana generasi muda kita?,” ujar Erni.

Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat. Terutama di kalangan orangtua yang memiliki anak remaja. Tak hanya di Kota Malang, kemungkinan besar pembagian cokelat dan kondom gratis ini juga disinyalir akan marak terjadi di beberapa kota besar lainnya yang ada di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bogor.
 
Copyright © 2014. Ekspodeday - All Rights Reserved | Template - Maskolis Modif by Leony Li
Proudly powered by Blogger