Perayaan Hari Tanpa Celana, Unik dan Aneh Tapi Nyata

Perayaan Hari Tanpa Celana, Unik dan Aneh Tapi Nyata

Perayaan Hari Tanpa Celana
Perayaan Hari Tanpa Celana
Ekspodeday - Celana merupakan salah satu fashion yang tidak begitu berkembang pesat, baik untuk wanita maupun pria. Tetapi keberadaannya begitu penting bagi kita dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari, baik itu sekolah, kerja, atau bermain.

Tetapi bagi mereka yang tinggal di negara-negara barat, memakai celana bisa menjadi sesuatu yang merepotkan. Oleh karena itu, setiap tanggal 11 Januari setiap tahunnya, sebagian orang akan melepaskan celana-celananya.

Mereka akan beraktivitas sehari-hari seperti biasanya tanpa mengenakan celana. Apakah Anda melihatnya sebagai sesuatu yang aneh atau unik? Tetapi yang pasti, mereka tampak tidak terintimidasi saat melakukan aktivitas tanpa celana.

Entah dari mana awalnya, tetapi tradisi ini sudah dimulai sejak tahun 2002 di New York. Mereka yang mengikuti tradisi ini biasanya berasal dari sebuah komunitas tertentu, yang memang tidak canggung untuk melakukannya.

Baik pria maupun wanita, semuanya melakukannya. Dalam foto-foto, mereka juga tampak berada di kereta komuter, dan tempat-tempat umum lainnya tanpa menggunakan celana.

Kini komunitas ini semakin tersebar di berbagai negara, seperti Swiss, Kanada, London, Milan dan tentunya Amerika. Mereka saling berbagi foto tentang satu hari aktivitas yang dilakukannya tanpa celana.
Perayaan Hari Tanpa Celana
Perayaan Hari Tanpa Celana

Mungkin mereka sudah tidak lagi memiliki kemaluan, bagaimana dengan pendapat Anda? Layakkah mereka melakukan hal tersebut?

Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah?

Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah?

Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah
Cara Menjawab Pertanyaan Kapan Nikah
Ekspodeday, JAKARTA - Anda masih lajang dan sering mendapatkan pertanyaan mengapa masih lajang? Kapan nikah?

Pertanyaan yang menyebalkan ini kerap datang dari siapa saja, teman, saudara, tetangga, om, tante, nenek bahkan orang tua Anda sendiri. Kadang-kadang saking bosan dan malasnya Anda menjawab, Anda hanya diam dan tersenyum saja.

Jangan khawatir laman Allwomenstalk, Selasa (13/1) memberikan tujuh cara menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut. Cara menjawab pertanyaan ini biasanya dilakukan para gadis India.

Saya ingin mengumpulkan banyak uang

Jika pertanyaan itu menghampiri Anda yang masih lajang, salah satu tanggapan paling sempurna yang bisa Anda katakan adalah "Saya ingin mengumpulkan banyak uang dahulu sebelum menikah."

Dengan alasan sedang mengumpulkan banyak uang, Anda tidak memiliki banyak waktu untuk menemukan laki-laki yang pas untuk menjadi pasangan Anda. Karena tentu saja, seperti seorang gadis India yang baik, Anda ingin mendapatkan seorang pria yang lebih dari Anda, kan? Misalnya dari sisi keuangan.

Setelah memberikan jawaban tersebut, lihatlah bagaimana reaksi mereka. Dan lihatlah seberapa cepat mereka mengubah topik pembicaraan.

Saya ingin menikahi seorang gadis

Jika alasan tadi tidak mempan, tante Anda masih saja usil menanyakan mengapa Anda masih lajang, coba saja Anda jawab dengan jawaban konyol bahwa Anda ingin menikahi seorang gadis, bukan pria. Jawablah dengan santai sambil tersenyum.

Tentu arah pembicaraan Anda akan menuju tentang hubungan sesama jenis atau homoseksualitas atau pada perempuan disebut lesbian. Mereka pasti akan bertanya-tanya apa benar Anda seorang lesbian.

Saya memiliki standar yang sangat tinggi

Jika pertanyaan mengapa Anda masih lajang terus datang bertubi-tubi, jawablah bahwa Anda memiliki standar yang sangat tinggi. Kemudian ceritakan daftar panjang karakteristik yang Anda cari dalam pasangan Anda nantinya. Sehingga Anda sulit mendapatkan yang sesuai kriteria Anda.

Setelah mereka sadar bahwa Anda tidak akan puas dengan siapa pun pria yang kurang sempurna dari kriteria Anda, misalnya Anda ingin pria seperti David Beckham, mungkin mereka akan diam dan tidak akan bertanya lagi. Dan akan meninggalkan Anda sendirian.
 
Copyright © 2014. Ekspodeday - All Rights Reserved | Template - Maskolis Modif by Leony Li
Proudly powered by Blogger